Kulepas dia … demi dia…
Agar ia terbang dan menari melewati matahari yang menghidupi bumi.
Dulu, semua ini dimulai dengan cinta.
Sekarang, diakhiri dengan cinta.
Tak kusesali setengah dasawarsa.
Biarlah ia dihidupi oleh angin.
Biarlah kuturut merayakan paripurna kematangannya.
Redalah beban…….
Dan seandainya dua anak sungai berjumpa dan menyatu di suatu muara,
maka lautan yang tenang akan siap menyambutnya.
Sirnalah ego, duka, prasangka.
Selamat datang keikhlasan.
Matahari dan bintang memang bersinar selalu, selamanya.
Hanya rotasi bumi yang membeda…..
Kulepaskan Dia demi Dia (Selasa, 27 Februari 2007)
Februari 28, 2007 oleh Eggy