Bagaimanakah membangun kepercayaan?
Bagaimana menegakan keyakina saat tak ada yang bisa diharapkan?
Pabila seorang hanyut, maka sejumput rumput pun akan digapai….
Apakah ini berakar pada keberanian untuk percaya?
Ataukah keberanian untuk dikhianati?
Apa bedanya pengecut/penakut dengan ‘mencari selamat’?
Kita dibesarkan oleh konstruksi sosial yang memberi legitimasi kepada atasan untuk arogan dan menjinakkan harkat martabat manusia yang tertindas.
Struktur ini membuat manusia terasing, bahkan pada mimpi-mimpinya sendiri.
Adakah cara untuk mengubahnya?
Apakah yan terjadi setelah revolusi selesai?
Mengapa sistem lebih sering menciptakan korban daripada melahirkan pejuang tangguh?
Mengapa sistem lebih sering menciptakan pecundang daripada pahlawan?
Sekalipun sistem menggerus sisi kemanusiaan, tapi mengapa banyak manusia dengan rela bahkan suka cita merantai lehernya pada sistem.
Manusia teralienasi dalam sitem dan struktur yang ia bangun sendiri.
Manusia memperalat dan diperalat, baik oleh orang lain maupun dirinya sendiri.
Dan ia lelah dengan segala realitas palsu dan manipulasi.
Dan ia pulang…………