Mengingat kritik hanya berdaulat di ranah pikir, maka tidak perlu mencari-cari ‘obat’ politik.
Kritik seyogyanya tidak ditujukan pada established order, atau diarahkan pada penegakan new political order, karena beresiko menimbulkan disorder.
Namun, bagaimana mau mengarahkan kritik ke ranah pikir jika ranah ini dibiarkan kosong.
Tak ada konsep barang secercah, yang kelihatan menonjol hanyalah niat.
Lalu, bagaimana bisa mengkritik niat?
(DJ)
Tanpa konsep yang matang, membuat tiap tindakan hanya berupa reaksi, bukan isi.
Menderita miopia waktu yaitu jangka pendek dianggap horizon yang tak mungkin terlewati.
Jarak tempuh temporal menjadi nol derajat.