Kulepas dia … demi dia…
Agar ia terbang dan menari melewati matahari yang menghidupi bumi.
Dulu, semua ini dimulai dengan cinta.
Sekarang, diakhiri dengan cinta.
Tak kusesali setengah dasawarsa.
Biarlah ia dihidupi oleh angin.
Biarlah kuturut merayakan paripurna kematangannya.
Redalah beban…….
Dan seandainya dua anak sungai berjumpa dan menyatu di suatu muara,
maka lautan yang tenang akan siap menyambutnya.
Sirnalah ego, duka, prasangka.
Selamat datang keikhlasan.
Matahari [...]
Arsip untuk Februari, 2007
Kulepaskan Dia demi Dia (Selasa, 27 Februari 2007)
Diposkan dalam Kulepaskan Dia demi Dia pada Februari 28, 2007 | Leave a Comment »
Ironis (Selasa, 27 Februari 2007)
Diposkan dalam Ironis pada Februari 28, 2007 | Leave a Comment »
(dalam keputus-asaanku)
Theory can make us fly, but not to be real…
It`s too sweet…
Manusia sering dipandang hanya sebagai alat, termasuk alat kekuasaan.
Diperalat dengan menghancurkan martabat dan hakikat kemanusiaan.
Bagaimana membangun karakter jika dibangun di atas angin yang selalu siap membantai habis?
Masuk ke dalam struktur yang berorientasi pada arogansi elit, sangat menyakitkan.
terjerat dalam birokrasi yang penuh intrik hanya [...]
Memaafkan Diri Sendiri (Kamis, 22 November 2007)
Diposkan dalam Memaafkan Diri Sendiri pada Februari 28, 2007 | Leave a Comment »
Kucoba memaafkan diriku sendiri yang terlalu rakus dengan harapan-harapan besar sekalipun kusadari sedikitnya kemampuanku mewujudkan.
Mengumbar harapan dan bukannya membangun rencana.
Kucoba memaafkan diriku yang berkutat dengan ambisi namun keberanianku hanya sebatas berdebat dengan angan-angan.
Dan kubertanya pada diriku sendiri, apakah semua ini adalah semangat ataukah keputus asaan? Ataukah semangat untuk putus asa?
Kututp mata realistikku dan melayang tinggi.
Sementara [...]
New Friend (Senin, 19 Februari 2007)
Diposkan dalam New Friend pada Februari 28, 2007 | Leave a Comment »
Ada teman baru..
Yang membuatku lupa pada dunia kertas…
Ia memalingkan perhatianku pada cyberspace,
Membius…terlalu bersemangat.
Trust-Building (Senin, 12 Februari 2007)
Diposkan dalam Trust-Buliding pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Bagaimanakah membangun kepercayaan?
Bagaimana menegakan keyakina saat tak ada yang bisa diharapkan?
Pabila seorang hanyut, maka sejumput rumput pun akan digapai….
Apakah ini berakar pada keberanian untuk percaya?
Ataukah keberanian untuk dikhianati?
Apa bedanya pengecut/penakut dengan ‘mencari selamat’?
Kita dibesarkan oleh konstruksi sosial yang memberi legitimasi kepada atasan untuk arogan dan menjinakkan harkat martabat manusia yang tertindas.
Struktur ini membuat manusia terasing, [...]
Hidup adalah Pulang (Senin, 12 Februari 2007)
Diposkan dalam Hidup adalah Pulang pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Kembali… dari perjalanan yang membingungkan.
Kehidupan adalah perjalanan pulang.
Kepulangan … adalah rasa lega.
Semua orang akan pulang dan itulah kehidupan.
Sesuatu yang dikejar dengan susah payah sesungguhnya telah kita miliki tanpa kita sadari secara utuh.
Never better place than home.
Kepedihan terbesar manusia adalah apabila ia tidak bahagia.
Ketidakbahagiaan itulah yang membuat ia menderita.
Bukanlah kesepian yang membunuh, karena itulah orang pergi [...]
Innovation (Sabtu, 3 Februari 2007)
Diposkan dalam Innovation pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Many new ideas are simply clever adaptations from old ideas…
Kita tidak bisa begitu saja membuang tori lama hanya keran tori itu tidak benar…
Ia mewakili semangat era-nya.
Tak ada teori atau ide yang sepenuhnya benar, sepertijuga sebaliknya, tak ada teori atau ide yang sepenuhnya salah.
Waktu adalah hakim (yang panik) yang akan menentukan mana yang benar temporal dan [...]
Panorama Kemiskinan Perkotaan (Kamis, 1 Februari 2007)
Diposkan dalam Panorama Kemiskinan Perkotaan pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Saat ini, tepat di depan mataku, disiang yang mendung tapi panas ini.
Ada seorang yang sedang mengorek-orek tempat sampah dan makan dengan lahap dari ‘temuannya’ di kotak sampah di depan pasar itu.
Berbaju pink dan berjilbab putih.
Sangat lusuh dan sangat kelaparan.
Perempuan itu makan sambil tegak di antara pasar yang sangat ramai kantor bank yang megah….
Diantara mobil-mobil – [...]
I`m Wrong….. (Rabu, 31 Januari 2007)
Diposkan dalam I`m Wrong pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Ternyata aku salah…
Untungnya ada yang mengingatkanku.
Yang kuabaikan tanpa sadar…
Dan ia mengingatkanku tentang makna etika, kepercayaan, dan kejujuran..
Ia menyentakkan kesadaranku dan membuatku ternganga pada kejujurannya yang lugas.
Dalam fakta-fakta yang ia tunjukkan padaku.
Aku telah salah mengenal dia.
Dia adalah cermin………
Sang Penggerutu (Selasa, 30 Januari 2007)
Diposkan dalam Sang Penggerutu pada Februari 27, 2007 | Leave a Comment »
Semua manusia pasti penggerutu.
Semuanya ingin dihargai.
Semakin tinggi jabatannya, maka egonya akan terbang melambung menembus langit.
Semua orang harus hormat.
Melebihi Tuhan.
Mereka menjadi Tuhan kecil, termasuk mempermasalahkan karakter dan etika.
Padahal kadang itu lahir dari sekedar rasa iri…
Melupakan hal yang lebih besar dan meributkan hal-hal yang remeh.
Skak mat untuk pion!
Sambil memaki, kumenggerutu, “Kenapa sih semua orang gak ada yang [...]